Saat menghubungkan pembicaraan dengan suatu perusahaan publik yang
bergerak di bidang distribusi dan pengangkutan gas bumi, yaitu PT Perusahaan
Gas Negara (Persero) Tbk., nampaknya sosok seorang Hendi
Prio Santoso PGN tidak dapat
dilupakan begitu saja. Ya, alih-alih meneruskan pembicaraan mengenai ruang
lingkup perseroan yang sejak tahun 2003 berganti nama resmi menjadi PT
Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. ini setelah meramaikan saham di Bursa Efek
Indonesia, sepertinya Anda akan betah berlama-lama membicarakan sosok penting
di balik layar PT PGN ini. Namun, tidak hanya perannya sebagai Direktur Utama
PGN yang akan membuat Anda terkejut-takjub, melainkan juga karena terobosan dan
pencapaiannya selama menjabat menjadi Direktur Utama yang telah membuktikan
kapasitasnya sebagai seorang pemimpin.
Mengenal Hendi Prio Santoso
PGN
Nama Hendi Prio Santoso PGN menjadi cukup mencuat dan lebih
populer setelah menghiasi nama bursa calon pengganti Direktur Utama PT
Pertamina—Galalia Karen Agustiawan, bahkan sempat disebut-sebut sebagai calon
pengganti yang paling kuat dan paling bersih, dibuktikan dengan kiprahnya di
bidang gas bumi dan ekonomi nasional. Tidak hanya aspek tersebut yang
menjadikan namanya mencuat, pria kelahiran Jakarta, 5 Februari 1967 ini pun
telah mampu membuktikan kinerjanya sebagai seorang Direktur Utama dengan
berhasil membukukan laba bersih perusahaan hingga Rp 5.93 triliun, bahkan di
tahun ketiganya menjabat sebagai seorang pemegang kebijakan di PGN, yaitu
terhitung sejak 13 Juni 2008.
Terobosan Hendi Prio
Santoso PGN
Kapasitas pemimpian seorang Hendi Prio
Santoso PGN pun dibuktikan
dengan kerja nyata berupa rencana pembangunan infrastruktur berupa jalur pipa
ke seluruh wilayah Indonesia—dari ujung Sumatera hingga Bali, untuk memperluas
distribusi gas bumi. PGN sendiri memang sebuah perusahaan publik yang
mengoperasikan jalur pipa distribusi gas yang menyuplai gas bumi ke berbagai
wilayah di Indonesia, yaitu meliputi pembangkit listrik, industri, usaha
komersial berupa restoran, rumah sakit, dan hotel, serta wilayah dengan padat
penduduk. Jalur pendistribusian PGN melalui suatu pipa transmisi bertekanan
tinggi yang tersebar hingga sepanjang lebih dari 3.750 km di bawah laut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar